Kesehatan, Tips

WFH lagi? Ini Olahraga yang Tepat Untuk Anda!

WFH lagi? Ini Olahraga yang Tepat Untuk Anda!

Dokter menyarankan tetap jaga kesehatan selama pandemi, salah satunya caranya dengan berolahraga.

Menurut wikipedia, arti olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmani tetapi juga rohani (misalkan catur).

Olahraga merupakan gerakan fisik yang diakukan untuk membuat otot kita tetap bekerja dan membakar kalori agar tubuh menjadi bugar. Banyak sekali jenis olahraga yang bisa Anda lakukan, baik itu sekadar jogging, berenang, berjalan kaki, senam, dan masih banyak lagi. Selama masa pandemi ini, olahraga bukan lagi menjadi kebutuhan, melainkan menjadi gaya hidup baru masyarakat.

Berikut beberapa Jenis olahraga yang sedang populer selama WFH golf dan bersepeda untuk outdoor dan senam serta yoga untuk indoor. Namun, olahraga outdoor dan indooor tersebut apakah cocok untuk Anda lakukan selama WFH? Ini penjelasannya!

Olahraga yang cocok di rumah?

Di masa pandemi ini, sebetulnya berolahraga di luar ruangan atau outdoor lebih dianjurkan dibandingkan berolahraga di dalam ruangan, apalagi di dalam studio atau gym. Olahraga yang bisa dilakukan berjalan, jogging, bersepeda, bulu tangkis ataupun golf. Namun, jika hendak berolahraga di luar ruangan, Anda harus senantiasa ketat dan disiplin dalam memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga jarak dengan orang lain.

Apabila Anda masih takut untuk berolahraga di luar rumah, cobalah melakukan olahraga ringan seperti yoga, senam, atau aerobik di halaman rumah atau di ruangan dalam rumah. Bahkan, aktivitas menyapu, mengepel, dan mencuci baju yang Anda lakukan secara rutin di rumah juga sudah termasuk berolahraga.

Kapan sebaiknya berolahraga dan berapa lama durasi olahraga yang benar?

Waktu berolahraga yang benar sebetulnya tidak ada aturannya karena olahraga bisa kita lakukan kapan saja. Jika kita hendak berolahraga di malam hari, alangkah baiknya dilakukan 2 jam sebelum tidur. Sedangkan, jika dilakukan di pagi, siang, atau sore hari dan kita merasa lapar sebelum olahraga, kita diperbolehkan untuk makan minimal 2 jam sebelum olahraga. Perlu diingat pula bahwa setelah berolahraga, Anda disarankan untuk tidak langsung mengonsumsi makanan berat.

Sebelum melakukan olahraga, Anda diwajibkan untuk melakukan pemanasan, begitupun pendinginan setelah selesai melakukan olahraga. Pemanasan dan pendinginan boleh berdurasi hanya 10 menit saja asal dilakukan dengan baik dan benar. Meskipun berdurasi pendek, pemanasan dan pendinginan sangatlah penting untuk mengurangi risiko cedera dan akan membawa efek positif yang luar biasa bagi tubuh, otot, jantung, serta organ-organ lainnya.

Kunci dari olahraga untuk tubuh yang sehat adalah melakukannya secara rutin dan konsisten. Kita cukup melakukan olahraga selama 30 menit saja setiap harinya. Jenis olahraga yang dipilih pun disarankan berintensitas rendah hingga sedang. Jika Anda masih terhitung pemula, jangan lupa untuk selalu memulainya secara bertahap. Misalnya, jika Anda menyukai olahraga jogging, maka mulailah dengan berjalan terlebih dahulu selama 15 menit, lalu tingkatkan menjadi jalan cepat, lari kecil, dan baru tingkatkan kembali intensitasnya menjadi jogging selama 30 menit jika badan Anda sudah terbiasa.

Apakah boleh melepas masker saat berolahraga?

Penggunaan masker saat berolahraga selama pandemi COVID-19 memang bisa membuat susah bernafas. Namun, ada tips yang bisa Anda lakukan untuk mengantisipasi hal tersebut. Pertama, pakai masker berbahan kain. Pori-pori masker kain yang jauh lebih besar daripada masker medis bisa membuat Anda bernapas dengan lebih lega. Meskipun begitu, masker kain ini harus diganti setiap 4 jam sekali untuk menghindari paparan virus. Kedua, pakai masker ketika ada orang di sekitar kita. Jika kita berolahraga sendirian di tempat yang sepi, penggunaan masker tidak wajib. Ketiga, lakukan olahraga dengan intensitas ringan agar tidak cepat kehabisan nafas. Selain permasalahan masker, Anda juga harus selalu ingat untuk tidak menyentuh bagian mata, hidung, dan muka Anda dengan tangan yang kotor.

Apakah pasien yang sudah terinfeksi COVID-19 diperbolehkan untuk berolahraga?

Pasien yang sudah terinfeksi COVID-19 harus tetap berolahraga. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan sistem imun di dalam tubuhnya. Tak hanya berolahraga, pasien COVID-19 juga harus memperbaiki pola makan serta banyak mengonsumsi vitamin D dan C. Olahraga yang dianjurkan untuk pasien COVID-19 bisa banyak macamnya, mulai dari tingkat intensitas ringan hingga sedang (senam, aerobic, yoga, push-up) yang sepenuhnya bergantung pada kondisi setiap orang. 4 hal yang harus dilakukan untuk hidup sehat adalah:

  • Konsumsi makanan dengan gizi seimbang
  • Perbaiki pola tidur
  • Olahraga yang cukup
  • Manajemen stres

Ketika Capek Berolahraga?

Lelah Berolahraga disebabkan kekurangan cairan tubuh merupakan penyebab lain Anda mudah lelah saat olahraga. Dehidrasi menyebabkan tubuh jadi kekurangan volume darah. Akibatnya, saat berolahraga, jantung akan berdetak lebih cepat dan kuat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen ke otot

Tips meningkatkan stamina agar tidak cepat lelah saat olahraga

  1. Dengarkan tubuh Anda
  2. Tingkatkan intensitas dengan perlahan
  3. Pertahankan durasi dan frekuensi olahraga
  4. Cobalah beberapa jenis olahraga
Pijatan dapat mempercepat Pemulihan Otot 

Waktu terbaik yang dianjurkan untuk pijat setelah berolahraga adalah selama satu jam, tetapi 15 menit intens juga cukup untuk mengembalikan kekuatan otot. Hal ini disebabkan karena gerakan pijat yang memberikan rangsangan serat otot untuk memulihkan diri.

Dengan menggunakan Perfect Relaxer dari Perfect Health bisa membantu Anda untuk memulihkan pemulihan otot lebih cepat, karena akan membuat Anda dan Relax

Perfect Relaxer, SHAPING – MASSAGE – RELAX

 

Pijatan seperti Apa yang dibutuhkan setelah Olahraga?

Menurut Libby Sharp, seorang fisioterapis dan direktur di ESPH London, sebuah pusat kebugaran, mengatakan bahwa pijat setelah olahraga lakukan setidaknya satu jam agar efeknya optimal. Dengan begitu, pijatan mampu mengurangi peradangan otot, mengatasi kelelahan, dan membuat tubuh lentur kembali.

Sebaiknya, pijatan dilakukan oleh seorang ahli yang sudah terlatih, bukan sembarang tukang pijat. Lakukan pijatan yang mendalam untuk melepaskan ketegangan otot. Pijatan setelah olahraga ini fokus pada lapisan otot terdalam, tendon dan fasia (lapisan pelindung yang mengelilingi otot, tulang, dan sendi) semuanya harus terjamah. Contohnya seperti jenis pijat Shiatsu, Thai, Chinese, myofacial release, active release.

Itulah beberapa jenis olahraga yang tepat bagi Anda yang sedang WFH berikut tips-tipsnya. Ingatlah untuk selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak Anda dengan orang lain saat sedang berolahraga di luar ruangan agar senantiasa terhindar dari COVID-19. Mari terapkan gaya hidup sehat dan terus lawan virus COVID-19 bersama EMC. #LiveExcellently

Artikel ditulis oleh dr. Andi Nusawarta, M.Kes, Sp.OT (K)Sports (Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi Konsultan Kesehatan Olahraga dan Arthroskopi RS EMC Sentul)

source :
1. https://www.emc.id/id/care-plus/sedang-wfh-ini-olahraga-yang-tepat-untuk-anda,

2. https://www.halodoc.com/artikel/nyeri-otot-habis-olahraga-boleh-langsung-dipijat

3. https://hellosehat.com/herbal-alternatif/alternatif/pijat-setelah-olahraga/

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *